besok interview

Besok saya memiliki jadwal untuk wawancara di sebuah perusahaan IT untuk posisi junior web programmer. Semoga cuaca besok cerah dan semuanya berjalan lancar. Saya benar-benar ingin segera mendapatkan pekerjaan lagi setelah menganggur selama tiga bulan. 😂😂

Saya sangat ingin bisa hidup mandiri. Saya sudah bosan dengan tatapan sebelah mata dari orang-orang di sekitar, dianggap sebagai pemalas karena saya tidak bekerja dan kuliah. Padahal, setiap malam saya habiskan untuk belajar dan mengoding agar bisa menjadi seorang programmer. Saya juga belajar bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbahasa saya.

Yang penting, semoga mereka tertarik dengan saya dan saya cocok dengan perusahaan tersebut. Aamiin. Saya sudah bosan dengan keadaan menganggur. 😁

senin tgl 24 oktober 2016

Setelah sekian lama tidak menulis lagi, saya merasa bingung tentang apa yang ingin saya ceritakan pada hati yang hari ini terasa lemas karena semalam saya tidak sahur. Sejak minggu lalu, saya mulai berpuasa setiap hari agar memiliki keteguhan hati yang kuat. Saya pernah membaca bahwa untuk memiliki ingatan yang kuat atau menjadi pintar, seseorang tidak boleh makan banyak, tidur banyak, dan ada beberapa hal lain yang saya lupa. Tapi karena saya masih baru dalam hal ini, saya masih kesulitan untuk mengendalikan agar tidak tidur banyak, walaupun ada sedikit perubahan dalam otak saya. Haha.

Mungkin orang lain akan berpikiran berbeda ketika mendengar saya berpuasa setiap hari. Entah mereka akan menganggap saya sesat atau apa pun itu yang bukan ajaran Nabi. Tapi saya tidak peduli, saya menahan lapar bukan untuk mereka. Saya tidak ingin memanjakan diri dengan makanan berlebihan. Nabi sendiri pernah menganjurkan untuk berpuasa jika belum mampu menikah. Saya lebih suka dengan anjuran tersebut, meskipun puasa terbaik adalah puasa Nabi Daud. Saya pernah mencobanya tapi gagal, mungkin karena ada satu hari yang terlewat tanpa berpuasa.

Saya hanya ingin menjalankan puasa ini, jika ada yang tidak suka, mereka tidak perlu mencampuradukkan dengan urusan agama. Jika mereka ingin membicarakan agama, mungkin saya akan menyarankan mereka untuk membuka Al-Qur'an dan membaca perintah puasa bukan berturut-turut bagi orang yang bertaubat. Jadi, anggap saja bahwa saya memiliki dosa setiap hari, dan satu hari itu dibayar dengan dua bulan puasa. Kalau seminggu, maka dua kali tujuh, dan kalau setahun, hitung sendiri saja.

Jadi, jangan melarang orang yang ingin bertaubat, dan jangan membawa-bawa urusan saya. Saya tidak takut dan tidak ingin tahu. Saya bukan orang yang religius, hanya orang biasa yang menjalankan kewajiban menurut akal saya, yang saya pikir baik untuk saya dan orang lain.

Hari ini, bibi saya datang dari Bogor untuk mengurus akte, tapi sayangnya kuota pendaftarannya sudah habis, jadi dia harus kembali. Semoga di waktu berikutnya bisa berhasil, karena jaraknya jauh dari Bogor dan saya merasa kasihan padanya.